Sunday, April 29, 2018

#ULASANIS GRANOLA LOKAL - EAST BALI CASHEWS [REVIEW]

Hi Fellas!


Kali ini aku membahas salah satu makanan karya anak bangsa yang cantik banget.

Sesungguhnya aku 100% jatuh cinta sama kemasannya yang ciamik dan menurutku super niat.


sesuai dengan judulnya, makanan ini adalah....


[foto tampak depan granola]

Pandangan pertama ketiga dapet paket ini adalah, "KEMASANNYA CANTIK BANGET! WAH IMPORT KAYAKNYA"

dan jeng jeng jeng ternyata pas dibalik adalah karya anak bangsa di Denpasar Bali dan baru nyadar pas liat tampak depan nama brandnya East "Bali" Cashew, mau lihat penampakan lebih dekat? 


[foto tampak depan, belakang dan ki ka]

Cantik kan?


Ini adalah kemasan besarnya, 400 g dengan satuan porsi 60 g, jadi bisa 6-7 porsi. Ukuran porsinya kalau dibandingkan dengan bulpoin adalah 3/4 nya.

Kandungan porsi Granola ini adalah:
___ Kal Energi
____ g Karbohidrat
____ g Protein
___ g Lemak
Tidak ada tambahan vitamin A



Menurutku ini jadi salah satu poin positif yang bikin ini jadi terkesannya berkelas dan tidak hanya berupa karya anak bangsa biasa yang UMKM gitu.



Harganya berapa?

Kalau berdasarkan lemonilo.com harganya adalah Rp 65.000

🌟 8/10.



Kelebihan:

💦 Kemasannya cantik untuk sebuah UMKM
💦 Rasa jahe dan gula merahnya sungguh menggoda
💦 Oatsnya banyak dan super krispi!
💦 Harganya untuk kemasan dan rasa menurut aku worth it


Kekurangan:

💦 Kandungan gulanya lumayan banyak 14 g gula/60 g porsi
💦 Granolanya mudah hancur 

Maka kalau kamu merasa cocok, punya pertanyaan dan apapun tentang camilan yang satu ini, bisa langsung ke East Bali Cashew. Oiya mereka juga sering ada booth/bazaar di Jabodetabek, jadi tinggal beli disana dan tanpa ongkos kirim hehehe.

Tuesday, March 13, 2018

RAHMA ANISAH - TUGAS ANALISIS REGRESI

Assalamualaikum Pak Idrus Jus'at,

Dengan hormat,

Tulisan blog ini merupakan tulisan khusus tugas Mata Kuliah Analisis Regresi Sesi 11. Bapak dapat melakukan pengecekan tugas dengan me-klik 2 kali pada tugas yang ingin diperiksa

Tugas Pertemuan  1  - Hipotesis dan Uji T (dependen-independen)
Tugas Pertemuan  2  - Uji F menggunakan excel (halaman 31-33)
Tugas Pertemuan  3  - (tidak ada tugas)
Tugas Pertemuan  4  - Persamaan Regresi Garis Lurus, Uji Kualitas Garis Lurus dan Interprestasi
Tugas Pertemuan  5  - Persamaan Regresi Garis Lurus, Uji Kualitas Garis Lurus dan Interprestasi
Tugas Pertemuan  6  - Analisis Varians (BAB IV) Hal. 85-88
Tugas Pertemuan  7  -
Tugas Pertemuan  8  -
Tugas Pertemuan  9  -
Tugas Pertemuan 10 -
Tugas Pertemuan 11 -
Tugas Pertemuan 12 -
Tugas Pertemuan 13 -
Tugas Pertemuan 14 -

Atas perhatian Bapak, kami ucapkan terima kasih.
Wasalam,


Rahma Anisah
NIM. 20170302128

Tuesday, November 28, 2017

FESTIVAL RELAWAN 2017

Hi Fellas!

Jakarta pagi itu sangat sejahtera, macet yang biasanya muncul di Sudirman-Thamrin tidak terlihat. Hari Selasa, 28 November 2017, Tim Aksi Baik (gabungan Indorelawan, Campaign.com, dan Indonesian Future Leader) mengumumkan tanggal perhelatan puncak Bulan Relawan Nasional 2017.


FESTIVAL RELAWAN 2017

Kegiatan ini merupakan pesta serta wujud apresiasi untuk para pahlawan tanpa bayaran yang sudah merebak di Indonesia. Acara ini dipersembahkan oleh Tim Aksi Baik, Wardah Beauty, KEMENPORA RI dan puluhan organisasi sosial kerelawanan yang telah ada di Indonesia. Acara ini adalah tahun kedua perhelatan para Relawan Indonesia, mengusung tema Gotong Royong Untuk Indonesia
"Kemenpora ingin mendorong pemuda-pemudi Indonesia untuk semakin giat melakukan kegiatan-kegiatan baik, bersama bergotong royong untuk kemajuan Indonesia. Sudah saatnya orang muda memegang kontribusi besar untuk membangun negeri kita ini" -Ibnu Hassan-
Kenapa Bulan Relawan Indonesia ditentukan pada Bulan Desember?

  • Karena bulan Desember merupakan bulan yang penting, terutama dengan adanya peringatan Hari Kerelawanan Sedunia pada tanggal 5 Desember. Bagi Indonesia, bulan Desember memiliki peristiwa bersejarah tersendiri, yaitu peristiwa Tsunami Aceh yang diperingati pada tanggal 26 Desember.

Acara tahun ini akan diadakan berapa lama?

  • Bulan Relawan Nasional disusun dengan rangkaian kegiatan yang berlangsung dari 16 November - 23 Desember 2017. Rangkaian kegiatan meliputi road to Bulan Relawan Nasional dengan berbagai pelatihan dan aktivitas, press conference, serta ditutup dengan Festival Relawan sebagai acara puncak.
Festival ini akan mengajak kolaborasi langsung lebih dari 50 organisasi sosial yang ada di Indonesia. Jadi kalian bisa langsung bertemu dan belajar dengan mereka yang peduli dan ahli di bidangnya. Organisasi yang akan ada di acara ini adalah:
  1. Gerkatin Kepemudaaan
  2. Indoreadgram

Kegiatan ini tidak hanya tentang komunitas kerelawanan, tapi juga akan ada panel dan kelas yang keren untuk menambah wawasan kamu serta ada pameran fotografi kolaborasi dr. Tompi dan beberapa komunitas fotografi di Indonesia yang akan menyuguhkan indahnya "Wajah Relawan Indonesia".

Nah penasaran kan bagaimana cara daftarnya?
Cara daftarnya mudah kok.

  1. Buka link http://bulanrelawannasional.com/register
  2. Silahkan daftar dengan akun email kamu atau bila punya akun Indorelawan juga bisa langsung
  3. Maka otomatis nama kamu akan terdaftar sehingga mendapatkan bangku untuk hadir ke acara ini.
  4. Kalian bisa cek email kalian untuk aktivasi dan verifikasi.
  5. Semua info berupa undangan dan mekanisme hari H akan dikirimkan langsung ke email kalian
  6. Kalian juga bisa membawa donasi berupa baju-baju dan buku bekas layak pakai untuk kaum Dhuafa serta perpustakaan adik-adik kita kelak.

Wednesday, April 26, 2017

#BIRUCUAP : Si Kecil Pengoda, Malas.

Satu kata penghancur dunia menurut saya adalah ....

MALAS

Ya. Malas bisa bikin rencana yang udah dibuat, atau bahkan diimajinasikan tertunda bahkan gagal.
Malas sendiri bisa menyebabkan kita melakukan banyak hal negatif. Sebenarnya apa sih yang bisa bikin kita jadi malas?

Menurut saya, ini beberapa penyebab malas dan solusinya.

  1. Stres, Penyebab ini biasanya yang paling sering menjadi tekanan manusia. Banyaknya tekanan pada sehari-hari manusia zaman sekarang biasanya membuat kita makin sering menemui kata stres. Kalau sudah stres, saya sarankan beri tubuhmu liburan sehari saja, bisa dengan makan enak, main ke taman atau bahkan bertemu keluarga
  2. Tugas dan Jadwal Padat. Malas biasanya mudah sekali muncul saat kita sedang memiliki jadwal yang padat dan tugas yang banyak dari tempat belajar. Maka dari itu, coba buat skala prioritas pada keseharianmu agar kamu tidak terlalu panik ketika tidak dapat melaksanakan hal sesuai jadwal.
  3. Motivasi turun. Solusi dari hal ini adalah buat kutipan kutipan singkat serta pajang impianmu di tempat yang bisa kamu lihat seperti di pintu kamar dan lainnya. Jadi setiap kamu malas kamu bisa melihat tulisan itu dan kembali semangat menggapai mimpimu.
  4. Manajemen diri yang rendah. Pasti pernah kan minimal sekali seumur hidup terlambat? Nah itu boleh, tapi kalau keseringan itu namanya kamu kurang disiplin pada dirimu sendiri.
  5. Tidak terampil. Kalau kamu merasa kamu malas karena alasan tidak bisa atau tidak jago dalam hal tersebut, coba baca buku-buku, apalagi zaman sekarang semua tips sudah bisa didapatkan di google.
  6. Perfeksionis. Penyebab malas yang satu ini biasanya karena berfikiran semua punya waktunya sendiri. Kalau kamu memiliki fikiran itu, berarti kamu akan dengan siap membuka pintu untuk kemalasan. Tenang aja, kesempurnaan itu hanya milik Tuhan Yang Maha Esa, manusia sebagai makhluk ciptaannya harus bisa berusaha agar dapat berguna di akhirat kelak.
  7. Malas Gerak! Tipe yang satu ini solusinya cuma satu, BERGERAKLAH DARI KASURMU! Coba pergi ke kamar mandi, cuci muka, tangan dan kakimu bahkan kalau kamu muslim berwudhu' lah, karena dengan mencuci anggota gerakmu kulitmu akan kembali segar sehingga memberi sugesti semangat ke tubuh.

Jadi sekarang dari 1-7, ada berapa penyebab malasmu? Kalau kamu memiliki lebih dari 1, maka ayo bergerak sekarang dan lakukan solusimu, bisa dengan cara saya atau bisa dengan caramu sendiri. Selalu katakan pada diri sendiri:
"Kalau bukan sekarang, kapan lagi?"

Tuesday, April 25, 2017

#BIRUCUAP : Mahasiswa Tingkat Akhir

'TAHU BULAT DIGORENG DADAKAN LIMA RATUSAN MASIH HANGAT GURIH GURIH NYOY'

Kalimat itu biasanya disertai instrumen khas yang hampir setiap hari aku temuin dimanapun aku berpijak di ibukota negRI ini dan sekitarnya.

Tahu bulat memang salah satu inovasi makanan yang cukup cepat meraih hati penggemarnya. Tahu bulat itu sebenernya cuma makanan dari bahan kedelai yang dibentuk bulat. Sesuai dengan namanya, tahu bulat itu enaknya dimakan hangat hangat, karena kalau udah terlalu lama kena udara ruangan, bentuknya bakal berubah menjadi tahu keriput.

Tahu bulat itu sama seperti dosen. Sama sama dadakan dan hangat.
Ketika mahasiswa tingkat akhir masuk ke masa-masa ini, biasanya tipe mahasiswa langsung jadi ada 5 streotipe.

Pertama, Si Apa-Apa Aja Siap. Tipe ini biasanya yang mencoba mempersiapkan semua lebih awal. Dari mulai laporan, bikin judul bahkan mungkin dia selalu memastikan apa yang dia persiapkan sudah cukup sehingga waktu di ajak ketemu dosen langsung bisa bilang kayak spongebob, Aku Siap Aku Siap Aku Siap!

Kedua, Si DagDigDug. Tipe ini biasanya udah mulai punya rencana bahkan sampai biki To Do List, tapi sayangnya dia itu selalu kurang pede sama hasil kerjaannya sehingga pasti ada aja yang bikin dia pingin ngerubah karyanya. Yang tipe kayak gini biasanya mengandalkan opini orang lain untuk meningkatkan kepercayaan dirinya.

Ketiga, Si Penikmat Hidup. Tipe ini ya kalau gak dipanggil dosen, dia bakal santai aja, yang ada dia malah bikin rencana liburan selagi senggang dengan pemikiran "toh belum dikabarin". Tipe ini juga biasanya paling demen ngajak teman-temannya liburan, dari mulai yang murah sampai yang budgetnya lumayanlah. Temen mainnya dari mulai teman biasa sampai teman special yang pakai telur 5 dengan karet 2.

Keempat, Si Mata Elang. Tipe ini biasanya dia ngerjain tugas akhir kuliahnya sekalian mempersiapkan pendamping wisudanya, mulai dari teman tk sampai teman jauh dia gebet dah. Ya walaupun biasanya belum ada status, minimal ada yang kasih ucapan selamat dan bunga kan pas keluar ruangan wisuda.

Kelima, Si Anak Hilang. Tipe ini biasanya tipe yang paling lama lulusnya. Soalnya tiap dikabarin dosen ada aja alasannya. Mulai dari ini itu a sampai z. Tipe ini biasanya juga baru sadar kalau dia udah di posisi satu-satunya yang belum lulus.

Jadi kamu termasuk yang mana, Sobat?

Monday, April 24, 2017

#BIRUCUAP : Keluarga Kampus

"Kamu ngapain hari libur ke kampus?"
"Kamu ngapain si riweuh ini itu?"
"Udah mau lulus kali"
"Move on lah, masih aja"

Oke. Kalimat terakhir ambigu.

Tapi sebenernya hari ini saya akan bercerita, kenapa saya tetap memilih bergerak dan peduli di lingkungan kampus ini meski ini tahun terakhir saya di fakultas ini.

Tujuan saya ikut organisasi kampus ada dua, yaitu keluarga dan penasaran.
Ya, saya ingin ada keluarga di kampus yang bisa membantu saya ketika homesick, atau ada masalah lainnya. Saya juga penasaran dengan perbedaan organisasi kampus dan sekolah, karena saya dari dulu anaknya memang tidak betahan di dalam kamar (kecuali lagi ada virus malas menghadang).

Selama saya hampir tiga tahun di kampus rakyat, saya belajar melihat dari banyak sisi.
Saya belajar kuat berdiri ketika saya dijatuhkan.
Saya belajar melawan rasa kangen walaupun jarak saya dan rumah mungkin tidak seberapa.
Saya belajar menghargai dan berbagi yang lebih dari yang saya pernah lakukan.
Saya belajar membagi waktu yang tidak pernah cukup 23 jam 57 menit 54 detik itu.
Saya belajar merasakan suka duka anak kos yang struggle.
Saya belajar merasakan Indonesia kecil di kampus rakyat ini.
Saya belajar banyak hal lainnya.

Untuk kamu, yang akan memasuki kuliah dan untuk kamu yang masih memiliki waktu lama di lingkungan ini. Mari bergerak, Dek. Organisasi bukan hanya yang serius-serius doang, yang harus bikin ini itu dengan besar. Mulailah organisasi kampusmu, keluarga kampusmu dari hal kecil. Mulailah menggapai hal-hal yang orang lain belum tentu bisa. Satu kebanggaan yang mungkin akan terukir kelak adalah akan selalu ada cerita ketika anak cucumu nanti bertanya seperti apa masa kampusmu.

Untuk keluarga kampus, terima kasih atas waktunya. Semoga kalian tidak pernah bosan dan tetap bersemangat juang demi kebahagiaan hidup. Terima kasih atas semua ajarannya, dan mari menyongsong hari baru dengan semangat empat-lima demi mengisi kemerdekaan Indonesia.

Salam Calon Kangen,
Si Penyapa Semua

Sunday, April 23, 2017

Kita Tetap Sama

Banyak orang yang berkata ibukota sedang perang agama.
Banyak orang yang bilang kaum minoritas tidak lagi aman disini.
Banyak orang menulis tentang agamanya sendiri.
Tiga hal diatas adalah postingan yang paling sering muncul di sosial media saya.

Tapi bagi saya, itu semua semu.
Saya tumbuh dari keluarga lingkungan yang kaya akan agama, hingga saat ini saya masih bisa merasakan kasih sayang tanpa memandang agama setiap saya pulang ke rumah nenek saya.
Tolong menolong antar manusia selalu terjalin di lingkungan hidup saya.

Sebagai contoh,
Hari ini hari Minggu, salah satu mantan tetangga nenek saya (sekarang rumahnya sudah pindah ke Timur ibukota) melangsungkan pernikahan anak ketiganya di gereja depan komplek rumah.
Saya dan nenek sudah menelpon duluan pengurus gereja dan pastor (nomernya tertera di undangan) untuk menanyakan rangkaian acaranya, karena memang sebagai muslim saya tidak dibolehkan untuk tidak ikut beribadah di tempat ibadah agama lain.

Sekitar pukul 09.45 WIB kami berjalan menuju gereja itu, acara baru saja selesai dan rangkaian terakhir hanya foto-foto dan pelepasan merpati.
Begitu masuk gereja satu yang saya kagumi, di dalam gereja tidak hanya pemeluk agama tersebut saja, namun juga banyak tetangga saya yang muslim ikut hadir dan ingin memberi selamat kepada kedua mempelai serta keluarga.

Perasaan haru membawa saya ketika melihat tetangga saya saling hadir menemani temannya, ada yang bercerita tentang lampau ada pula yang mulai bercerita tentang banyak cucu (maklum nenek sama kakek yang datang). Bahkan pemberkatan anak tetangga saya ini, dibantu penjagaannya oleh keamanan setempat serta para ahli agama. Melihat kejadian langka itu menyadarkan saya, Jakarta bukanlah tempat permusuhan beda agama, tapi Jakarta adalah Indonesia dimana semua agama itu memiliki haknya sendiri. Dimana setiap orang yang hidup dapat memilih kehidupannya sendiri.

Kita tetap sama. Kita tetap Indonesia. Mungkin kita mengira kita berubah tapi cobalah lihat kembali ke dalam hati masing-masing, yakinkah kamu berubah? Atau kamu hanya terbawa suasana? Ibukota Indonesia yang tau saat ini masih sama dengan Ibukota dimana saya tumbuh. Ibukota dimana setiap pilkada mulai bermunculan isu-isu pemecahan, kebetulan saja tahun ini tentang agama.

Tapi kawan, cobalah kembali melihat sekitarmu, kalau kamu minoritas ada berapa orang mayoritas yang melakukan hal baik untukmu? Kalau kamu mayoritas ada berapa orang minoritas yang melakukan hal baik untukmu? Apakah perbandingannya besar? Kalau iya, berarti kamu telah membuktikan pada dirimu Indonesia tetap sama dengan saat kemerdekaan dideklarasikan. Tanpa pandang bulu, agama, suku, ras, dan kepentingan, kita pasti akan bersatu demi satu tujuan yaitu Indonesia. Kalau jawabannya tidak, cobalah kamu kembali renungkan sudah seberapa banyak kamu mengenal sekitarmu?

Saturday, April 22, 2017

Ayo Baca!

"Buku adalah jendela dunia"

begitulah kata orang yang menyebutkannya.

Sederhana memang, tapi bermakna besar. Satu kata benda ini dapat memberikan kita banyak hal, dari mulai membuat kita tau, membuat kita merasakan sesuatu hingga membuat kita bisa berimajimasi dan memiliki tujuan.

Buku di kehidupan saya bukan hanya tentang satu benda yang isinya tulisan doang yang bahkan ngeliatnya aja udah ngantuk. Buku bagi saya itu teman hidup. Buku selalu ada di setiap perjalanan hidup saya, ya mungkin terdengan klise, namun hal ini memang terjadi. Buku adalah gabungan salah satu kasih sayang kedua orang tua saya.

Sejak kecil saya sudah terbiasa membaca, dari mulai buku sejarah, buku keluarga (di suku saya para tetua dibuat buku sendiri), hingga buku anak-anak yang populer pada zamannya seperti KKPK.

Yap. Kecil-Kecil Punya Karya.

Kalau ada yang tau, berarti kita seumuran hehehe.

Membaca buku dan tulisan lainnya sebenarnya baik untuk otak manusia. Ada beberapa fungsi membaca sejak dini berdasarkan penelitian yang ada dari Rush Medical Center, yaitu:


  1. Menjaga Kesehatan Otak, kalau tubuh butuh olahraga agar sehat dan menjaga kinerja organ, maka otak membutuhkan manusianya untuk membaca, membaca apapun yang ada disekitarnya. Kebiasaan membaca buku dapat membuat kita terhindar dari penyakit pelupa sejak dini. Apabila otak kita dilatih membaca maka otak kita akan terus bekerja dan mengingat kembali apa yang telah kita baca ketika kita membutuhkannya. 
  2. Menguatkan Kerja Otak, kebiasaan membaca juga dapat membantu otak untuk terus memperbarui hal-hal disekitarnya. Dari kita kecil sampai dewasa pasti akan selalu ada hal yang baru, perilaku membaca akan membawa kita selalu tau dengan hal-hal baru, jadi bakal jauh dari kata kudet alias kurang update.
  3. Membantu Meningkatkan Kemampuan Analisa, membiasakan perilaku membaca sejak dini dapat membantu kamu untuk menganalisa berbagai hal-hal disekitarmu. Mulai dari hal kecil seperti mengenali ciri-ciri orang berbohong hingga yang rumit seperti mengerti apa yang dimauin sama doi. hmm...
  4. Buku Baru = Teman Baru, membaca buku baru berarti kita akan mendapatkan teman baru berupa tambahan kosakata di otak kita. Sehingga saat kita bertemu orang baru atau bahkan gebetan baru, kita bakal punya banyak hal yang bisa diomongin bersama jadi gak bakal deh ada momen suara jangkrik *krik-krik
  5. Stress Kabur, kebiasan membaca sejak dini dapat membantu kita menghilangkan stress. Stres biasanya timbul karena adanya permasalahan hidup baru di hidup kita. Kebiasaan membaca yang membuat kita dapat menganalisa dengan lebih cepat ini dapat menghindari kita dari stres. Misalnya saat lagi tes TOEFL nih, kamu gak tau jawabannya tapi kamu liat di bacaannya ada yang kata-katanya sama atau ketika diartikan sama, nah bisa jadi itulah jawaban yang kamu cari.
Kebiasaan membaca buku sejak dini saat ini sudah mulai digalakkan oleh Pemerintah RI dan beberapa komunitas membuat Gerakan Ayo Membaca. Selain untuk menumbuhkan minat baca sejak usia dini juga untuk membantu perkembangan Indonesia kedepannya. Gerakan Ayo Membaca ini hanya perlu dilakukan minimal 15 menit dalam sehari. Saat ini, Gerakan Ayo Membaca sudah mulai membuka perpustakaan-perpustakaan kecil di seluruh Indonesia dalam berbagai bentuk, ada yang seperti perpustakaan biasa, ada perpustakaan keliling hingga sekarang ada perpustakaan daring. 

Jadi, ayo budayakan membaca bersama. Kalau bukan kita yang bergerak, siapa lagi?

Friday, April 21, 2017

Kartini dan Cahayanya.

Derap-derap kecil berlari di sekitar sekolah
Satu persatu langkah kecil itu memeriksa dirinya
Ada yang mencari Ayah Ibunya
Ada yang mencari temannya
Ada pula yang mencari gurunya

Gegap gempita suara menyambut datangnya siswa-siswi
Guru dan siswanya semua berpakaian warna warni
Ada yang memakai baju adat
Ada yang memakai baju profesi
Ada juga yang memakai baju superheronya

Hari ini, seperti biasa saya berlari mengitari kompleks salah satu sekolah abdi negara kita. Ya, ini rutinitas baru. Kegiatan saya ini terhenti ketika melihat salah satu anak usia dini berjalan bersama Ibunya tanpa memakai baju. Terlihat Ibunya menenteng tas si anak dan sebuah keranjang, sedangkan anaknya membawa sepasang sepatu katak. Saya langsung memperlambat lari saya dan berjalan pelan, saya ikuti Ibu dan anak ini hingga sang anak masuk ke gerbang TK di komplek tersebut dan si Ibu menitipkan tas anaknya pada sang Guru. Sang Ibu dengan setia menunggui anaknya di pintu sambil menawarkan jualannya pada Bapak dan Ibu abdi negara yang lalu lalang hendak masuk kelas atau mungkin hendak kerja. 

Saya pun meneruskan aktifitas saya dan kembali berakhir di taman kanak-kanak tersebut, si Ibu masih setia menunggui anaknya bersama beberapa Ibu dan asisten rumah tangga lainnya. Perlahan terdengar suara anak kecil membuka acara pada hari itu. Seketika saya teringat, hari ini adalah hari lahirnya Ibu dari setiap perempuan di Indonesia kini, Ibu Raden Ajeng Kartini. 

Satu demi satu saya tonton adik-adik balita ini menampilkan karyanya, ada yang berdrama, ada yang menari, ada yang menyanyi dan ada yang membaca puisi. Saya paling tertarik dengan hal seperti ini, perlahan saya dekati petugas keamanan di TK tersebut dan meminta izin untuk masuk (kebetulan kenal hehe). Saya tonton penampilan mereka hingga saya lihat anak kecil tanpa baju tadi sedang bermain menyusun balok sendirian sambil menunggu bagian namanya dipanggil. Ketika hendak menghampiri, tiba-tiba nama anak tersebut dipanggil oleh temannya untuk siap siap maju ke panggung. Saya lihat dia dengan semangat segera berbaris di barisan siswa-siswi yang sedang memakai baju profesi. Saya perhatikan hanya dia yang beda sendiri, teman-temannya semuanya mengenakan baju yang dapat kita tebak, ada yang polisi, tentara, dokter, guru dan lainnya. Satu persatu teman-temannya maju ke depan dan ditanyai oleh sekelompok juri kontes tersebut.

"Ahmad, ini baju apa?"
"Ini baju kesukaan saya Bu, ini hadiah dari Ayah dan Ibu"
"Apa cita-cita kamu Ahmad?"
"Perenang. Bu"
"Ahmad, kenapa kamu ingin jadi perenang?"
"Saya ingin menjadi perenang, karena saya ingin membanggakan Ayah dan Ibu saya, Bu"
"Wah mulia sekali"
"Maaf Bu, saya ingin berpuisi"

Semua guru di lapangan saling berpandangan dan mempersilahkan anak itu berpuisi. Anak itu berpuisi tentang Ayah dan Ibunya, tentang bagaimana Ayah dan Ibunya berusaha menyekolahkannya hingga dia cuma tinggal dengan Ibunya karena Ayahnya pergi kerja. Saya yang ada disana rasanya dapat merasakan kesedihan dan haru dari puisi dia, selepas dia turun, saya segera keluar dan menghampiri Ibunya. Saya sempatkan berkenalan dan membeli beberapa dagangan Ibunya. Saya pun sedikit mengobrol dengan Ibunya. Beliau adalah Ibu yang sayang menyayangi anaknya, suaminya telah lama meninggal saat Ahmad masih bayi, namun sang Ibu selalu mengatakan Ayahnya sedang pergi kerja karena Ahmad terus menanyakannya ketika telah mulai masuk sekolah. Ibunya pun berkata, baju yang dipakai Ahmad adalah baju pertama yang dia belikan di pusat pembelanjaan. Beliau terus bercerita bagaimana Beliau tidak pernah merasa letih untuk membahagiakan anaknya.

Perjuangan Ibu tersebut adalah salah satu perjuangan perempuan terindah yang saya dengar langsung. Sebelum saya pulang tadi, Beliau hanya berpesan dan berharap semoga anak muda seperti saya dapat memajukan perempuan Indonesia seperti Ibu Kartini dulu. Beliau memang kodratnya berada dibawah suaminya kelak, namun perempuan juga harus bisa mandiri dan pintar karena perempuanlah yang akan menjadi penyatu dalam keluarga. Perempuanlah yang bisa mengerti apa yang diinginkan suami dan anaknya sekaligus terkadang bahkan tanpa perlu bertanya.

Untuk para perempuan Indonesia di luar sana, tetaplah menjadi tangguh, dan bergerak maju demi dirimu, keluarga, calon suami dan anakmu kelak. Percayalah, kita adalah tonggak pertama Ibu Pertiwi. Tanah air ini ada karena perempuannya yang tangguh, perempuan-perempuan yang siap sedia menjadi penolong ksatria bangsa di medan perang, di lingkungannya dan di kerajaannya sendiri.

Untuk para laki-laki tampan di luar sana, tetaplah jaga perempuanmu, jaga dia seperti kamu menjaga hidupmu karena hanya dari makhluk bernama perempuan inilah kamu dan keturunanmu ada. Apabila kelak kau sakiti perempuanmu, pikirkanlah kembali karena sakitnya bukan untuknya namun semua akan berbalik padamu, karena kamu lahir dari suatu rumah yang disebut rahim perempuan.

Selamat ulang tahun ke-138.
Terima kasih Eyang Kartini.
Semoga Eyang selalu bahagia disisi-Nya.

Wednesday, April 19, 2017

Setetes

Pagi ini, aku terbangun karena suara ramai dilingkungan rumahku.
Ya, hari ini adalah harinya.
Hari ini adalah saat dimana warga Ibukota akan memilih Bapaknya untuk 5 tahun kedepan.
Hari ini juga berarti penentu mana dari kedua pasangan calon yang bisa benar-benar memikat kami.
Hari ini istimewa.
Bukan karena pemilihannya saja, namun karena banyak tempat wisata ditutup terutama Si Api Raksasa.

Suasana coblos mencoblos berlangsung tertib dan damai.
Entah karena memang seharusnya begitu.
Atau karena ada para abdi negara yang siap sedia.
Ya, ada TNI AD dan POLISI yang menemani kami memilih.
Lebih baik mencegah dari pada menanggulangi katanya.

Suasana TPS hari ini pun berbeda
Beberapa TPS ada yang menjamu para pemilih dengan berbagai hidangan
Ada pula yang menghias TPS dengan ornamen yang menarik
Wargapun tak hanya memilih lalu pulang
Banyak yang hanya berdiri disekitar dan bercengkrama
Sepertinya pemilihan Bapak ini memiliki dampak yang baik
Pemilihan ini mendekatkan yang jauh tanpa menjauhkan yang dekat.

Waktu berlalu dan tibalah saatnya.
Perhitungan suara dimulai dengan sang Ketua TPS membuka kotak suara.
2! 3! 2! 3! Sang pembuka surat suara tanpa lelah membuka dan meneriakkan pilihan warga Ibukota.
Suasana ini selalu unik, muka tegang, saksi yang terus bertanya, ada yang merekam, ada yang berdiam.
Tapi tak jarang terdengar suara suporter masing-masing calon saat satu persatu kertas suara dibuka.
#JakartaPunyaSemua
#JakartaMajuBersama

Kedua slogan ini terus membahana di sekitar TPS.
Satu persatu kertas suara dibuka, satu persatu hasil mulai tampak.
Muka setiap orang mulai berubah, ada bahagia, ada tawa, ada sedih, ada yang biasa saja.
Selama perhitungan suara di TPS pun, satu persatu hasil masuk ke berbagai lembaga perhitungan cepat.
Persaingan ketat keduanya terjadi selama 2 jam pertama.

Semua sosial media, belantara internet manapun sibuk membahas hal ini.
Mulai dari ketidakpuasan, candaan, meme, sorak sorai hingga kemarahan membuat timeline penuh dengan pemilihan kedua calon Bapak Ibukota ini.
Sampai saat ini segala hasil masih bisa terjadi.
Apapun yang kelak terjadi, aku hanya berharap.
Jakarta dapat merasakan buminya karena semua punya Ibukota ini membuatnya terkadang terlalu jauh terbang.
Pohon pohon rindang di jalan kini mulai jarang terlihat.
Katanya akan ditanam setelah proyek proyek pembangunan ini selesai.
Katanya pohon-pohon akan diletakkan di taman-taman Ibukota.

Aku hanya berharap Bapak Ibukota kelak tau seberapa penting pohon di Ibukota.
Karena pohon bukanlah benda mati yang kalau sudah tidak disukai dapat ditebang sesukanya.
Pohon juga bukanlah pakaian yang harus dipercantik dengan berbagai ornamennya.
Pohon hanya membutuhkan setetes jiwa dari sekitarnya.

Mari kita nantikan siapakah Bapak kita sebenarnya nanti dengan hasil resmi dari KPUD.

Terima kasih kepada semua pemilih dan penyelenggara pemilihan ini, karena berakhir tanpa rusuh hingga penutupan TPS 💞

Tuesday, April 18, 2017

#KRUYUK MOZZA BISTRO, SURGANYA CHEESE LOVERS!

Hai Fellas!

Edisi #KYURUK hari ini, aku akan membawa kalian ke MOZZA BISTRO!

Keju adalah salah satu makanan yang double delight, karena bisa diolah untuk makanan manis maupun asin, dari mulai makanan tradisional seperti kue terang bulan, sampai masakan Jepang seperti Japanese Cheese Tart 💛  Keju juga merupakan hidangan yang dinilai mempunyai nilai jual tinggi di dunia, karena selain multifungsi buat masakan apa saja, keju juga dinilai bisa memperindah hidangan itu sendiri.



Mozza Bistro adalah restoran yang memiliki design Eropa dengan salah satu ciri khasnya adalah warnanya yang seperti warna keju, kuning. Walaupun ada beberapa restoran di Kota Bogor yang juga memiliki warna yang sama, daya tarik yang menurut aku unik dari restoran ini adalah bangkunya yang dibikin seperti potongan keju ukuran 1/8 round lengkap dengan bolong bolong yang menjadi ciri khas keju di setiap film animasi yang ada.

Saat ini restoran ini masih hanya membuka 2 lantai, karena 2 lantai diatasnya masih dalam tahap pembangunan. Nih salah satu view penampakan di lantai 1 👇
Lantai 1 Mozza Bistro
Setiap ada tamu yang datang, kamu akan disambut dengan teriakan "Mozza, CHEESE~" oleh para pramusajinya dan akan ditemani mencari tempat duduk yang kamu inginkan. Kamu juga bisa bertanya apa rekomendasi yang enak atau yang terfavorit ke pramusaji, dari mulai rasa sampai penampilan bisa mereka jelaskan.

Menu di Mozza Bistro tidak hanya berbau "keju" tapi ada juga kok yang biasa aja buat kamu-kamu yang kurang suka sama keju, seperti baked rice siram seafood dan lainnya. Menu yang ditawarkan oleh mereka juga gak hanya menu-menu barat, tapi ada juga yang Indonesia banget, seperti mie goreng tradisional, nasi goreng kampung dan lainnya yang bisa kamu kasih tambahannya sendiri.

Aku ke restoran ini baru aja tadi bareng beberapa teman kampus, pas masuk cukup menyenangkan lingkungannya, dindingnya pun sangat instagramable, jadi buat kamu yang hobi foto foto bisa langsung deh cus kesini. Nih aku kasih liat foto-foto makanan dan minuman yang aku pesan tadi siang.

Strawberry Yoghurt (15K) - All Oranges (20K) - Oreo Shake (18K)

Samjang Mozzarella (32K)

Taiwan Crispy Fried Chicken Hotplate (38K)



Baked Rice with Mozzarella

Ini dia hasil penilaianku
Tempat       =  
Wifi            =  (ada sih, passwordnya juga bisa sayang ga connect terus, mungkin karena ramai)
Makanan    =  (buat penyuka keju, kudu + sangat pakai tambahan keju lagi biar yahud)
Minuman   =  ★ 
Pelayanan  =  (pramusajinya membantu banget, sayang dari kitchennya kurang gercep)
Harga         =  (harga terjangkau buat anak kosan 💗)

Overall, tempat ini gak bikin jera sih, malah penasaran pingin coba menu-menu lainnya dan lantai 3 & 4 nanti.

Buat kamu yang mau kepoin sosial media Mozza Bistro bisa langsung ya..

Sampai jumpa lagi Fellas!


Sunday, March 20, 2016

MARI BERSAMA 2016!

Hai Fellas!

Sedang apa? Wah ga berasa banget ya udah bulan ketiga aja, keknya kemarin baru aja tiup lilin, main kembang api sama bakar-bakar~


Ada kabar gembira nih, tahun ini saya bakal bikin serial serial cerita keseharian saya, entah pas lagi gabut, ngejob atau lagi jalan. Blog saya tahun ini bakal tetap apa adanya saya, tapi bakal lebih teratur dan bisa ngegaet hati doi *eh

Jadi saya bakal bermain dengan ........................

HASHSTAG!!!!!

Hashtag ini bisa di request langsung sama kamu, Fellas! Isinya bakal ada apa aja? Semuanya bakal ditentuin sama kita berdua. Ya, kamu dan aku. Ya siapa tau kita cocok wkwkwk *abaikan*

Bakal ada sub story kayak #KRUYUK #KUYLAH #BISAJADI #BIRUCUAP dan lainnya, kepo kan isinya bakal kayak apa? Tungguin ya tanggal mainnya!!!

Sampai juga lagi Fellas!

source: <3

You can talk to me in email (talktoblue@aol.com) or via my twitter.

Tuesday, December 22, 2015

SELAMAT HARI IBU 2015!



Hai Fellas!

Taukah kamu kalau hari ini, 22 Desember 2015 adalah HARI IBU NASIONAL.

Peringatan Hari Ibu Nasional atau HIN merupakan salah satu hasil dari pertemuan para pejuang perempuan Indonesia yang berasal dari 12 kota di Jawa dan Sumatera. Pertemuan ini disepakati sebagai Kongres Perempuan Indonesia IV pada tahun 1938. HIN disahkan pula dalam Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959 tentang Hari-hari Nasional yang bukan Hari Libur Nasional.


SEKILAS TENTANG KONGGRES PEREMPUAN INDONESIA

     Konggres ini dipelopori oleh para pejuang perempuan Indonesia yang merasa terbatasnya ruang pergerakan untuk perempuan di negeri kita. Tokoh-tokoh tersebut adalah Nn. Soejatin, Nyi Hajar Dewantara, dan Ny. Soekonto. Konggres I diadakan pada tanggal 22-25 Desember 2015 di Mataram, Yogyakarta. Konggres I ini dihadiri oleh 30 perkumpulan wanita, antara lain Putri Indonesia, Wanito Tomo, Wanito Muljo, Wanita Katolik, Aisjiah, Ina Tuni dari Ambon, Jong Islamieten Bond bagian Wanita, Jong Java Meisjeskring, Poetri Boedi Sedjati, Poetri Mardika dan Wanita Taman Siswa.

     Semangat perjuangan untuk menyamakan hak perempuan dan laki-laki menyebabkan konggres ini berkelanjutan. Adapun beberapa hasil konggres ini yaitu:

  1. Mosi pada pemerintahan Belanda untuk menambah sekolah perempuan
  2. Pemerintah diwajibkan membuat UU Perkawinan dan tunjangan untuk para janda dan pegawai Indonesia
  3. Pendirian perkumpulan perempuan Indonesia, Perikatan Perkumpulan Perempuan Indonesia (PPPI)
  4. Mendirikan Badan Pemberantasan Perdagangan Perempuan dan Anak-anak (P4A)
  5. Penentuan 22 Desember sebagai Hari Ibu Nasional


BERBAGAI PERINGATAN HARI IBU NASIONAL

Hari Ibu di Sukoharjo,  Puluhan Lansia Gelar Aksi Peluk Massal
source: rri.co.id
      Masyarakat Jawa Tengah memiliki tradisi sungkeman yang diadakan pada tanggal 21 Desember di Alun-Alun Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan ini selalu berlangsung haru terutama saat sang anak meminta maaf dan memohon doa restu kepada Ibu agar dimudahkan kehidupannya pada tahun selanjutnya. Namun, pada tahun ini perigatannya sedikit lebih berbeda karena adanya tambahan acara yaitu aksi peluk massal dari para Ibu yang datang ke alun-alun kemarin (21/12/15).

     Raksasa mesin pencari, Google.com pun turut dalam hiruk pikuk perayaan Hari Ibu Nasional. Mulai pukul 00.00 WIB hingga 23.59.59 WIB, halaman depan website ini akan menampilkan doodle terbarunya.
Animasi Google Doodle Peringati Hari Ibu 22 Desember 2015
source: google.co.id

     Gambar diatas menunjukkan kasih sayang ibu yang selalu setia melindungi buah hatinya hingga kapanpun.

     Sudahkah kamu mengabari dan mendoakan Ibumu pada hari ini?

Bye fellas!

Friday, January 30, 2015

Indonesia Menuju Frankfurt Book Fair 2015

Hai kawan!

Apakabar?

Pada tanggal 29 Januari 2014 kemarin, aku berpetualang ke Goethe-Institute Jakarta, kepo sama perpustakaannya sekaligus ada acara menarik disana bernama #KamisLiterasi

Apa sih #KamisLiterasi?
Kamis literasi adalah forum dimana kita dapat berdiskusi dan menimba ilmu sebanyak-banyak dengan cara ngepoin orang-orang yang ahli di bidang kepenulisan di tanah air kita yang tercinta ini.

Siapa sih yang bikin #KamisLiterasi?
Kamis Literasi diadakan oleh NyonyaBuku

Kapan #KamisLiterasi diadakan?
Acara ini diadakan tiap bulan hari kamis minggu terakhir, jadi pantengin terus twitternya mereka ya guys!

Oke jadi acara #KamisLiterasi ini bertepatan dengan #LiteraryDay, dan tema acara kemarin adalah PENULIS (PEREMPUAN)INDONESIA DI PENTAS DUNIA

Pembicaranya ada tiga orang yaitu Okky Madasari (Penulis yang 3 dari 4 bukunya sudah di cetak versi bahasa inggrisnya, yang satu lagi lagi tahap penerjemahan), Salman Faridi (CEO PT Bentang Pustaka) dan Anton Kurnia (Penulis dan penerjemah di Penerbit Serambi). Acara ini dimulai pukul 16.25 dengan moderator Mbak uswa (kalau ga salah hehe)



Menurut Mbak Okky, tidak hanya penulis yang dibutuhkan agar literatur Indonesia dikenal dunia, tapi juga dukungan dari pemerintah kita yang tercinta ini, karena dengan makin dikenalnya kebudayaan Indonesia dapat menaikkan ekonomi negara kita juga.

Sebuah karya sastra pasti memiliki kekuatan untuk mempengaruhi dan mengendalikan pikiran pembacanya. Maka dari itu Amerika, Eropa, Rusia, Jepang hingga China dikirim ke berbagai negara dengan berbagai cara, mulai dari penjajahan, diplomasi budaya, perdagangan dan lainnya.

Tahun ini adalah tahun kedua, Tante Okky dan teman-teman membuat sebuah acara literasi se-Asia Tenggara, ASEAN LITERARY FESTIVAL. Acara ini akan diadakan pada tanggal 15-22 Maret 2015 di Taman Ismail Marzuki. Nah masing-masing negara di Asia Tenggara tentunya diharapkan mengirim delegasinya, namun ada dua negara yang tidak mengirim yaitu Laos dan Timur Leste yang tidak dapat mengirim delegasi karena tidak memiliki anggaran. Indonesia sendiri juga termasuk negara yang pelit dalam memberikan dukungan, pemerintah lebih suka ngasih duit ke pejabat buat study banding ke luar negeri daripada memberi jalan buat karya sastra Indonesia menuju pasar dunia padahal saat ini negara-negara Asia sedang "in" karena majunya berbagai budaya di China, India, Korea Selatan dan Jepang pastinya.

"Orang-orang yang bekerja di bidang IT sangat mempermudah penulis Indonesia untuk menerobos wilayah dan batasan di Indonesia" -Okky Mandasari 

Sementara menurut Om Salman, menerjemahkan buku Indonesia itu cukup sulit dari segi melakukannya dan biayanya. Bahkan untuk novel Laskar Pelangi dibutuhkan waktu + 1 tahun dan revisi ketiga sampai dapat terjemahan yang bener-bener cocok. Belum lagi untuk menerbitkan buku di luar negeri itu, kita masih kesulitan mencari agennya.

Jadi kalau di Indonesia penulis bisa langsung menghadap penerbit terus nunggu 1 sampai 3 bulan bakal dapet dua pilihan diterbitin atau kudu nyari penerbit lain. Nah kalau di luar negeri sana penulis harus memiliki agensi buat meneruskan naskah ke penerbit, jadi penerbit hanya menyeleksi tulisan-tulisan yang diberikan oleh agen buat diterbitkan dan pastinya beredar di toko buku. Sehingga menerjemahkan sebuah buku Indonesia ke bahasa asing bisa seharga dengan menerbitkan buku dengan bahasa Indonesia sendiri.

Puluhan tahun Indonesia mengadakan beasiswa darmasiswa yang mengizinkan mahasiswa asing belajar bahasa Indonesia di universitas-universitas terkemuka di negeri ini, namun tidak ada usaha menjadikan mereka sebagai penerjemah untuk para penulis kita padahal para penulis kita memiliki banyak potensi di luar sana.

Menurut Om Anton, buat nyari penerjemah itu cukup sulit, karena yang dibutuhin ga cuma skill nerjemahinnya tapi bisa ngebawa suasana yang sama di kedua bukunya nanti. Padahal di masa lalu penulis kita seperti Raden Ajeng Kartini bahkan menulis bukunya dengan bahasa Belanda.
"Buku di Indonesia itu hanya 3% terjemahan dan 97% Bahasa Indonesia" -Anton Kurnia 
Untuk upah sendiri sebenarnya cukup menjanjikan karena biaya penerjemahan Indonesia ke Inggris minimal Rp 150.000/lembar belum lagi kalau Indonesia ke Jerman bisa lebih dari Rp 450.000/lembar bahkan. Memang sih terlihat mahal, namun menurut saya sendiri hasilnya worth it karena dengan begitu buku-buku kita bisa dikenal dan menjadi ilmu di negara lain. Sampai saat ini pusat sastra dunia adalah di Amerika Serikat dan negara-negara di Eropa.

Tenang guys, kita ga jelek semuanya kok, ada empat buku sastra kita yang termasuk 75 terjemahan terbaik selama 2014 oleh majalah World Literature Today yaitu Anxiety Myths (Afrizal Malna;Andy Fuller), The Rainbow Troops (Andrea Hirata;Angie Killbane), Krakatau: The Tale of Lampung Submerged (Muhammad Saleh;John H. McGlynn) dan Lies, Loss, and Longing (Putu Oka Sukanta;Vern Cork dan Leslie Dwyer).
Jadi sebenernya penulis atau sastrawan ini sebagai penanya yang mempermudah kita menggenggam saat menulis, nah tugas negara seperti tinta pena tersebut untuk memperjelas tulisan di kertas yang putih. Tentu perlu ada komitmen antara keduanya agar mempermudah jalan sastra kita di dunia, belum lagi bentar lagi kita akan memasuki Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015(MEA 2015) yang pastinya bakal membawa pengaruh positif dan negatif bagi Indonesia.

Buat kalian yang mau nulis tapi belum tau diterbitin dimana, ada yang namanya self-publishing, jadi kamu bisa nyetak dan ngedarin sendiri bukumu sesuai pesanan :) Untuk yang mencari buku sastra biasanya ada di toko buku online, karena yang di toko buku kebanyakan berdasarkan buku yang lagi laku.



Tunggu lanjutan postingannya ya! Launching idwriters.com :)
Makanya update di twitter saya @BlueRanisa.

Bye Fellas!

Thursday, January 1, 2015

#WhoYouAre : Mouth




HAPPY NEW YEAR 2015


Hi guys!

I'm sorry, I have many thing to do so I cann't update this blog.

So let's know more about yourself from your lips.

We have many shape of lips, but they can be divided into 5 with their meaning. So check this out


  1. Lips that have a lot of wrinkles
  2. The lips slightly open
  3. A thin lips that will be make your gums visible while laughing
  4. Lips that small and round
  5. Protruding mouth
So now, you can choice 1-5 and see the result!




  • Lips that have a lot of wrinkles

 

This lips is the most loved by everyone. Even for someone else, anything will do. In addition, you are a serious and passionate person.

  • The lips slightly open
Cheerful personality and simple so rarely have enemies. Sometimes you fanciful, stunned and a little slow concentrate

  • A thin lips that will be make your gums visible while laughing

You hate failure. but you really trying to fulfill your dreams high to work hard and do not like to give up in the halfway.

  • Lips that small and round

You are a powerful person and do not like to look fancy or excessive and likes to help others. You do not really like to tell personal things because you think personal problems and other issues must be separated in order to remain professional in doing something.
  • Protruding mouth


You are a person who has a lot of energy, exciting, open personality, chatty, like all curious, have a lot of hobbies and full of vitality. But in matters of love, you are easily carried away so easily fight with your soulmate.


So that's my tips to know your self from your mouth~







Source :  【Tes Kepribadian】 - ShareQuiz

Friday, May 30, 2014

Alhamdulillah...

What's up guys??

Gimana hasil UN dan SNMPTN nya? Yang lolos selamat yang enggak jangan patah semangat, karena semakin kita sering mencoba, semakin terasah dan semakin jago kok :D

Ya, minggu kemarin pas kelulusan SMA diumumkan harusnya gue terbang ke Wakatobi buat ikutan Indonesia Youth Forum 2014, tapi apa daya ternyata bukan jalannya, karena acaranya super duper mendadak. Acara dimulai tanggal 21 Mei 2014, nah gue baru di'confirm' di hari minggu, 18 Mei 2014 kalau gue beneran lolos dan harus langsung pesan tiket ke Wakatobi pokoknya semua ditanggung kecuali transportasi ke tempatnya. Langsung lah gue nge-browsing segala hal untuk tiket pesawat kesana, gimana disana nanti naik kapal atau bakal nerusin pesawat. Tapi apa daya, ternyata tiketnya sudah super duper melambung naik hingga 2 jiti cuma buat sekali jalan. Gue shock. Gue ga tega sama orang tua karena masih bakal ngebiayain buat masuk kuliah nanti. 

Ditambah pula ada berita duka dari Om gue, jadi diputuskan juga H-1 gue batal berangkat. Karena uangnya lebih dibutuhin buat kuliah nanti, secara taulah biaya kuliah di Indonesia cukup menguras isi dompet hahaha. LOL!

Okey! Balik lagi, tujuan awal nulis kali ini adalah mau ngumumin gue LULUS! Whoa 100% pula!!! Tapi sayangnya nilainya ga sesuai ekspetasi sih, cuma lumayan lah daripada lumanyun ya kan~ Sebenarnya sih gue udah dapet tempat kuliah, cuma belum survei tempatnya aja.

Tanggal 20 berlalu gitu aja karena sibuk di les doang hahaha. Seminggu kemudian datanglah tanggal 27, suasana di grup udah pada dag dig dug karena pengumuman SNMPTN jadinya mundur jam 12 siang. Jam 12 gue buka websitenya lama banget akhirnya gue buka di tempat saudara sekalian ada acara disana juga. Pas buka udah ga mengharap lulus sih, secara UN gue udah gak nyampe harapan kan. Jadi udah hopeless sendiri, pas buka terlihat depannya kata sorry udah langsung ngomong aja ke diri sendiri, "mungkin Allah punya jalan lain buat gue nanti". Tapi karena mumpung lagi buka sekalian gue buka punya temen-temen gue, seneng banget ngeliat ada yang lulus, tapi sayang ketika gue cek ada temen gue yang gak bakal ngambil undangannya cuma gara-gara udah gak minat dan karena jurusan itu adalah jurusan yang disuruh sama orang tuanya. Kasihan kan sekolah gue kalo kena blacklist sama universitasnya. #angelmodeon.

Oke move on! 

Gue masih harus FIGHT buat SBMPTN, SIMAK dan UM lainnya kayaknya sambil nikmatin kuliah gue nanti~

So, buat lo siapapun yang masih fight sama kayak gue, berarti lo orang terpilih. Kalian terpilih oleh Tuhan untuk menunjukkan keniatan, usaha dan ibadah kalian kepada-Nya biar dimudahkan dapet apa yang kita mau.

See you!<3

Tuesday, April 15, 2014

hilang.

hi.

ya, kalo ada yang nanya gue perasaan lagi UN kok ngeblog. 

Sebenernya ga niat nge blog sih, cuma berhubung hari ini soalnya super duper d*f*q jadi gini deh, pelampiasaannya kesini.

Maaf lagi kalo bahasa gue jadi rada ceplas ceplos ga tertata disini, abisnya sebel banget sama soal Matematika dan Kimia yang tadi gue kerjain dari pagi.

Dan you know what, gue baru aja baca di kompas kalo soal UN setara sama internasional biar semua regional setara. 

Menyebalkan? Memang. Sangat bahkan.

Bukannya gue gaterima, ya mau gimana lagi, udah selesai gitu semua perjuangan.

menyebalkannya adalah semua waktu 3 tahun gue dianggap sepele karena dikasih soal yang diatas dari soal try out, bahkan soal salah satu universitas.

belum lagi tadi soal yang gue kerjain itu kayak belum di edit, karena beberapa soal memiliki jawaban yang sama persis.

ada satu pertanyaan yang pasti, sebenarnya soal UN sudah diedit kembali dan diperiksa belum sih? 

Oiya. by the way, aku baru aja cek di twitter, rencananya mau mention ke Bapak Menteri kita tentang soal UN tadi, eh taunya twitternya menghilang.

Jadi kepo, di report as spam atau di-deadactive gara-gara dibully sama siswa-siswi se-Indonesia Pak? Hahaha. Peace!

Tuesday, April 8, 2014

Amazing, Beautiful, Cute!







Hi guys!


Kali ini gue nulis tentang salah satu kesukaan gue, yaitu musik. Gue udah lama suka sama trio yang bakal gue bahas kali ini. Trio ini adalah trio kakak beradik yang suaranya gak usah ditanya deh, bahkan Nia Ramadhani aja sampe suka sama mereka loh~

Ada yang tau siapa mereka?



Yap! They're THE NELWANS.


Mereka adalah kakak beradik dari pasangan Om Franklin Paul Nelwan dan Tante Maggy Nelwan. Trio ini terbentuk sebenarnya awalnya adalah keisengan dari kedua kakak kembar ini Athina dan Bianca yang dari kecil emang hobi nyanyi berdua dimanapun bahkan sampai depan kaca kamar mandi cuy... Pertama kali ngapload video ke youtube isinya cuma mereka berdua tuh ngecover dan ya berhubung awalnya belum ada yang kenal mereka siapa viewers nya masih super dikit. Nah, karena mereka iseng juga diajak lah sang adek yang udah dikenal semenjak Musikal Laskar Pelangi tuh. Christopher alias Chris yang emang hobi nyanyi dan bisa main gitar ini ya setuju-setuju aja, secara awalnya cuma for fun

Sampai saat ini viewers youtube mereka udah nembus ratusan ribu orang. Nah, mereka bukan cuma hobi nge-cover-in lagu orang aja kok,tapi udah ngeluarin single men. Judulnya Hei Kamu, eh Hey You! maksudnya wkwkwk (oke ini gajelas #abaikan).

Gue juga suka banget nih sama lagunya lucu, apalagi video klipnya, walaupun bikin sendiri tapi lumayan lah, gak ngecewain karena konsepnya oke~



Buat yang mau karaokean tenang aja ga perlu nge search di google liriknya, nih gue kasih langsung jadi ga mesti nunggu loading browser deh.. 


[ATHINA]
Ku tau kau mengejarku
Ku tau kau inginkanku
[BIANCA]
Tapi kau terlalu cepat  untukku
Pelan-pelan tenangkan dirimu

[ABC]
Hey You!
Pelankan langkahmu
Ku tak mau terlalu terburu-buru
Hey You!
Sabarlah dahulu
Lebih baik kenali aku dulu

[BIANCA] Aku begini 
[ATHINA] Aku begitu
[ABC] Masihkah kau mau jadi pacarku
[ATHINA] Aku begini 
[BIANCA] Aku begitu
[ABC] Lebih baik kau kenali aku dulu

[CHRIS]
Ku tau kau mengejarku
Ku tau kau inginkanku
Tapi kau terlalu cepat  untukku
Pelan-pelan tenangkan dirimu

[ABC]
Hey You!
Pelankan langkahmu
Ku tak mau terlalu terburu-buru
Hey You!
Sabarlah dahulu
Lebih baik kenali aku dulu

[BIANCA] Aku begini 
[ATHINA] Aku begitu
[ABC] Masihkah kau mau jadi pacarku
[ATHINA] Aku begini 
[BIANCA] Aku begitu
[ABC] Lebih baik kau kenali aku dulu

[CHRIS] Hey You! 
-[BIANCA] Hey You!-
[CHRIS] Pelankan langkahmu
[C&B] Ku tak mau terlalu terburu-buru
[CHRIS] Hey You! 
-[BIANCA] Hey You!-
[CHRIS] Sabarlah dahulu
[BIANCA] Lebih baik kau kenali aku dulu
[ATHINA] Dulu.. Oo oo ..

[ABC]
Hey You!
Pelankan langkahmu
Ku tak mau terlalu terburu-buru
Hey You!
Sabarlah dahulu
-[ATHINA] Hey You!
Lebih baik kau kenali aku dulu

[ABC]
Aku begini aku begitu
Masihkah kau mau jadi pacarku
Aku begini aku begitu
Lebih baik kau kenali aku dulu

Hey You...
Aku tak mau terburu buru

Hey You...
Sabarlah dahulu
Kenali aku dulu

[BIANCA] Aku begini 
[ATHINA] Aku begitu
[ABC] Masihkah kau mau jadi pacarku
[ATHINA] Aku begini 
[BIANCA] Aku begitu
[ABC] Lebih baik kau kenali aku dulu


Segini dulu ya sob! Nanti kalo ada lagi ane update, oiya nebeng doain ya ane mau UN nih hehehe.

By the way kalau mau tau semua tentang mereka langsung aja ke @athinanelwan @bianca_nelwan @chris_nelwan atau lo juga bisa buka youtube mereka aja :)

Oke, see yaa XoLov!~<3

Sunday, March 2, 2014

Let's Save Our World

Hello Xolov!

March already come dude. What your hope this march? Are you still dreaming hhim who never think about you or just want break up with your mate?

March for me that's mean Earth Hour Day guys!!!

Q : Earth Hour? What is that, Blue?
Earth Hour is a global movement to save our world from electricity crisis. Earth Hour now spread out in many country including Indonesia.

Q: When the event will be held?
Earth Hour always be held on March 29th every year between 8.30PM until 9.30PM.

Q: How long this campaign going?
The first Earth Hour event was on March 31 2007. WWF-Australia inspired Sydney-siders to show their support for climate change action. More than 2.2 million individuals and 2,000 businesses turned their lights out for one hour in the first Earth Hour event.

Q : If we turn off the lamp, is not look dangerous?
In this movement, we just turn off the lights we're not disposable, light case of bathroom, living room, family room and even kitchen. Instead of light, we can use a candle for one hour or hanging out to enjoying the sky.

Q : What the meaning of this movement?
By registering for Earth Hour 2014, individuals, communities and businesses are making a commitment to turn their lights off for an hour at 8.30PM on Saturday 29 March in acknowledgement of an act they will undertake for the benefit of the planet. Our expectation is that these individuals, communities and businesses will take action beyond the hour.In 2012, we launched the I Will If You Will campaign to provide a platform to inspire people to share their commitment to the planet with their friends, colleagues, leaders and networks.
Q: Who can participate with this campaign?
Every one can participate with this event, the more who participate, the more electricity we save.
Q : In addiction to turning off the lights, what can we do after that?
Get involved in I Will If You Will – taking actions both big and small makes a difference to our planet, and here’s the opportunity to make a commitment beyond the hour and share that with your communities. Whether it’s daring your network to commit to recycle, switch to energy efficient light bulbs or something much bigger, IWIYW will help you incentivise action beyond the hour.You can fund a project or add your voice to support projects anywhere around the world and help communities live with greater efficiency.
Q : Whose idea was Earth Hour?
Earth Hour came from a think tank initiated by Earth Hour Executive Director and Co-Founder, Andy Ridley, resulting in the formation of a partnership between WWF Australia, Leo Burnett and Fairfax Media to address the climate change issue.In 2007, there was still a degree of scepticism and denial about the issue of climate change. Earth Hour came as the inspiration to rally people to the reality of climate change and start a dialogue about what we as individuals can do to help address the greatest problem facing our planet today. Leo Burnett partnered with WWF to promote the idea and help make the campaign a reality in Sydney, a campaign which has now gone beyond climate change to symbolise the growing global pursuit of a better, healthier world. 
Read more about Andy Ridley’s story.
Q : I heard Earth Hour is the part of WWF, isn't true?
WWF co-founded Earth Hour in Sydney in 2007, facilitating Earth Hour’s rapid worldwide growth through its connection to WWF’s global network. With a presence in more than 70 countries, WWF continues to play a valuable partner role, ensuring a solid foundation and support network on which to deliver a truly global environmental message throughout the year.
Q : Where can we find Earth Hour on social media?
Earth Hour uses social media to drive its campaign. Look the stories in Facebook Twitter, Flickr, Tumblr,Google+Instagram, Pinterest and of course, the IWIYW campaign on YouTube.

Nah, for you who live in Indonesia, you can go to their twitter @EHindonesia and join the campaign in your city.

Pssst... This Sunday, March 9th, 2014 we will make campaign "Save Paper and Tissue" :)

See ya later Xolov!