Showing posts with label REVIEW. Show all posts
Showing posts with label REVIEW. Show all posts

Sunday, April 29, 2018

#ULASANIS GRANOLA LOKAL - EAST BALI CASHEWS [REVIEW]

Hi Fellas!


Kali ini aku membahas salah satu makanan karya anak bangsa yang cantik banget.

Sesungguhnya aku 100% jatuh cinta sama kemasannya yang ciamik dan menurutku super niat.


sesuai dengan judulnya, makanan ini adalah....


[foto tampak depan granola]

Pandangan pertama ketiga dapet paket ini adalah, "KEMASANNYA CANTIK BANGET! WAH IMPORT KAYAKNYA"

dan jeng jeng jeng ternyata pas dibalik adalah karya anak bangsa di Denpasar Bali dan baru nyadar pas liat tampak depan nama brandnya East "Bali" Cashew, mau lihat penampakan lebih dekat? 


[foto tampak depan, belakang dan ki ka]

Cantik kan?


Ini adalah kemasan besarnya, 400 g dengan satuan porsi 60 g, jadi bisa 6-7 porsi. Ukuran porsinya kalau dibandingkan dengan bulpoin adalah 3/4 nya.

Kandungan porsi Granola ini adalah:
___ Kal Energi
____ g Karbohidrat
____ g Protein
___ g Lemak
Tidak ada tambahan vitamin A



Menurutku ini jadi salah satu poin positif yang bikin ini jadi terkesannya berkelas dan tidak hanya berupa karya anak bangsa biasa yang UMKM gitu.



Harganya berapa?

Kalau berdasarkan lemonilo.com harganya adalah Rp 65.000

🌟 8/10.



Kelebihan:

💦 Kemasannya cantik untuk sebuah UMKM
💦 Rasa jahe dan gula merahnya sungguh menggoda
💦 Oatsnya banyak dan super krispi!
💦 Harganya untuk kemasan dan rasa menurut aku worth it


Kekurangan:

💦 Kandungan gulanya lumayan banyak 14 g gula/60 g porsi
💦 Granolanya mudah hancur 

Maka kalau kamu merasa cocok, punya pertanyaan dan apapun tentang camilan yang satu ini, bisa langsung ke East Bali Cashew. Oiya mereka juga sering ada booth/bazaar di Jabodetabek, jadi tinggal beli disana dan tanpa ongkos kirim hehehe.

Wednesday, April 19, 2017

Setetes

Pagi ini, aku terbangun karena suara ramai dilingkungan rumahku.
Ya, hari ini adalah harinya.
Hari ini adalah saat dimana warga Ibukota akan memilih Bapaknya untuk 5 tahun kedepan.
Hari ini juga berarti penentu mana dari kedua pasangan calon yang bisa benar-benar memikat kami.
Hari ini istimewa.
Bukan karena pemilihannya saja, namun karena banyak tempat wisata ditutup terutama Si Api Raksasa.

Suasana coblos mencoblos berlangsung tertib dan damai.
Entah karena memang seharusnya begitu.
Atau karena ada para abdi negara yang siap sedia.
Ya, ada TNI AD dan POLISI yang menemani kami memilih.
Lebih baik mencegah dari pada menanggulangi katanya.

Suasana TPS hari ini pun berbeda
Beberapa TPS ada yang menjamu para pemilih dengan berbagai hidangan
Ada pula yang menghias TPS dengan ornamen yang menarik
Wargapun tak hanya memilih lalu pulang
Banyak yang hanya berdiri disekitar dan bercengkrama
Sepertinya pemilihan Bapak ini memiliki dampak yang baik
Pemilihan ini mendekatkan yang jauh tanpa menjauhkan yang dekat.

Waktu berlalu dan tibalah saatnya.
Perhitungan suara dimulai dengan sang Ketua TPS membuka kotak suara.
2! 3! 2! 3! Sang pembuka surat suara tanpa lelah membuka dan meneriakkan pilihan warga Ibukota.
Suasana ini selalu unik, muka tegang, saksi yang terus bertanya, ada yang merekam, ada yang berdiam.
Tapi tak jarang terdengar suara suporter masing-masing calon saat satu persatu kertas suara dibuka.
#JakartaPunyaSemua
#JakartaMajuBersama

Kedua slogan ini terus membahana di sekitar TPS.
Satu persatu kertas suara dibuka, satu persatu hasil mulai tampak.
Muka setiap orang mulai berubah, ada bahagia, ada tawa, ada sedih, ada yang biasa saja.
Selama perhitungan suara di TPS pun, satu persatu hasil masuk ke berbagai lembaga perhitungan cepat.
Persaingan ketat keduanya terjadi selama 2 jam pertama.

Semua sosial media, belantara internet manapun sibuk membahas hal ini.
Mulai dari ketidakpuasan, candaan, meme, sorak sorai hingga kemarahan membuat timeline penuh dengan pemilihan kedua calon Bapak Ibukota ini.
Sampai saat ini segala hasil masih bisa terjadi.
Apapun yang kelak terjadi, aku hanya berharap.
Jakarta dapat merasakan buminya karena semua punya Ibukota ini membuatnya terkadang terlalu jauh terbang.
Pohon pohon rindang di jalan kini mulai jarang terlihat.
Katanya akan ditanam setelah proyek proyek pembangunan ini selesai.
Katanya pohon-pohon akan diletakkan di taman-taman Ibukota.

Aku hanya berharap Bapak Ibukota kelak tau seberapa penting pohon di Ibukota.
Karena pohon bukanlah benda mati yang kalau sudah tidak disukai dapat ditebang sesukanya.
Pohon juga bukanlah pakaian yang harus dipercantik dengan berbagai ornamennya.
Pohon hanya membutuhkan setetes jiwa dari sekitarnya.

Mari kita nantikan siapakah Bapak kita sebenarnya nanti dengan hasil resmi dari KPUD.

Terima kasih kepada semua pemilih dan penyelenggara pemilihan ini, karena berakhir tanpa rusuh hingga penutupan TPS 💞

Sunday, March 20, 2016

MARI BERSAMA 2016!

Hai Fellas!

Sedang apa? Wah ga berasa banget ya udah bulan ketiga aja, keknya kemarin baru aja tiup lilin, main kembang api sama bakar-bakar~


Ada kabar gembira nih, tahun ini saya bakal bikin serial serial cerita keseharian saya, entah pas lagi gabut, ngejob atau lagi jalan. Blog saya tahun ini bakal tetap apa adanya saya, tapi bakal lebih teratur dan bisa ngegaet hati doi *eh

Jadi saya bakal bermain dengan ........................

HASHSTAG!!!!!

Hashtag ini bisa di request langsung sama kamu, Fellas! Isinya bakal ada apa aja? Semuanya bakal ditentuin sama kita berdua. Ya, kamu dan aku. Ya siapa tau kita cocok wkwkwk *abaikan*

Bakal ada sub story kayak #KRUYUK #KUYLAH #BISAJADI #BIRUCUAP dan lainnya, kepo kan isinya bakal kayak apa? Tungguin ya tanggal mainnya!!!

Sampai juga lagi Fellas!

source: <3

You can talk to me in email (talktoblue@aol.com) or via my twitter.

Tuesday, December 22, 2015

SELAMAT HARI IBU 2015!



Hai Fellas!

Taukah kamu kalau hari ini, 22 Desember 2015 adalah HARI IBU NASIONAL.

Peringatan Hari Ibu Nasional atau HIN merupakan salah satu hasil dari pertemuan para pejuang perempuan Indonesia yang berasal dari 12 kota di Jawa dan Sumatera. Pertemuan ini disepakati sebagai Kongres Perempuan Indonesia IV pada tahun 1938. HIN disahkan pula dalam Dekrit Presiden No. 316 tahun 1959 tentang Hari-hari Nasional yang bukan Hari Libur Nasional.


SEKILAS TENTANG KONGGRES PEREMPUAN INDONESIA

     Konggres ini dipelopori oleh para pejuang perempuan Indonesia yang merasa terbatasnya ruang pergerakan untuk perempuan di negeri kita. Tokoh-tokoh tersebut adalah Nn. Soejatin, Nyi Hajar Dewantara, dan Ny. Soekonto. Konggres I diadakan pada tanggal 22-25 Desember 2015 di Mataram, Yogyakarta. Konggres I ini dihadiri oleh 30 perkumpulan wanita, antara lain Putri Indonesia, Wanito Tomo, Wanito Muljo, Wanita Katolik, Aisjiah, Ina Tuni dari Ambon, Jong Islamieten Bond bagian Wanita, Jong Java Meisjeskring, Poetri Boedi Sedjati, Poetri Mardika dan Wanita Taman Siswa.

     Semangat perjuangan untuk menyamakan hak perempuan dan laki-laki menyebabkan konggres ini berkelanjutan. Adapun beberapa hasil konggres ini yaitu:

  1. Mosi pada pemerintahan Belanda untuk menambah sekolah perempuan
  2. Pemerintah diwajibkan membuat UU Perkawinan dan tunjangan untuk para janda dan pegawai Indonesia
  3. Pendirian perkumpulan perempuan Indonesia, Perikatan Perkumpulan Perempuan Indonesia (PPPI)
  4. Mendirikan Badan Pemberantasan Perdagangan Perempuan dan Anak-anak (P4A)
  5. Penentuan 22 Desember sebagai Hari Ibu Nasional


BERBAGAI PERINGATAN HARI IBU NASIONAL

Hari Ibu di Sukoharjo,  Puluhan Lansia Gelar Aksi Peluk Massal
source: rri.co.id
      Masyarakat Jawa Tengah memiliki tradisi sungkeman yang diadakan pada tanggal 21 Desember di Alun-Alun Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan ini selalu berlangsung haru terutama saat sang anak meminta maaf dan memohon doa restu kepada Ibu agar dimudahkan kehidupannya pada tahun selanjutnya. Namun, pada tahun ini perigatannya sedikit lebih berbeda karena adanya tambahan acara yaitu aksi peluk massal dari para Ibu yang datang ke alun-alun kemarin (21/12/15).

     Raksasa mesin pencari, Google.com pun turut dalam hiruk pikuk perayaan Hari Ibu Nasional. Mulai pukul 00.00 WIB hingga 23.59.59 WIB, halaman depan website ini akan menampilkan doodle terbarunya.
Animasi Google Doodle Peringati Hari Ibu 22 Desember 2015
source: google.co.id

     Gambar diatas menunjukkan kasih sayang ibu yang selalu setia melindungi buah hatinya hingga kapanpun.

     Sudahkah kamu mengabari dan mendoakan Ibumu pada hari ini?

Bye fellas!

Friday, February 14, 2014

LET'S FIND OUT YOUR INNER



Hi guys! I back again~ Lets relax, look at the pictures and see which you are most attracted to.

DON'T SEE THE RESULT!






Personality Test Results:

1. Freedom loving      Freedom is important to you - nothing is worse than when you feel tied down. You may find you move jobs or location frequently because the idea of staying in one place too long unnerves you. The same can apply to relationships! People see you as fun loving, and you are. You attempt to enjoy life to the full, in accordance with the motto: "You only live once." You tend to attract less energetic people as friends or partners, like moths to a flame, they see you as the light. Careful they don't drain you! You are very curious and open about everything new and thrive on change. Quite simply, you are a breath of fresh air.

2. Independent and unconventional      Your lifestyle is highly individualistic. You do not follow the crowd, on the contrary, you seek to live according to your own ideas and convictions, even if this means swimming against the tide. You need a free and unattached life that allows you to determine your own course. You have an artistic bent in your work or leisure activities. Your urge for freedom sometimes causes you to do exactly the opposite of what is expected of you. You are rather unique, so don't bother comparing yourself to anyone else. Live life your way.

3. Sensitive and reflective      You are comfortable spending hours alone with your thoughts and rarely become bored. You dislike superficiality; you'd rather be alone than have to suffer through small talk. Your relationships with your friends are very strong, which gives you the inner tranquillity and harmony that you require. You love deeply but if someone betrays you it is next to impossible to forgive. You are an old soul, someone who has lived many times before and has seen it all. All you crave now is simplicity and the chance to focus your attention on a meaningful existence.

4. Down to earth and charming      You have a natural authentic charm, what you see is what you get. People admire you because you seem so 'together'. You have both feet planted firmly on the ground and they can depend on you. While others complicate their life with ifs and buts, you know your own mind. You provide security and space to those close to you. You are a rock, and although others may not tell you, you are the sun around which they revolve. You dislike superficiality and tend to be skeptical toward the whims of trends. Where others crash and burn, you motor on, quietly achieving all you need to do. You are a woman (or man) of substance.

5. Professional and self-assured
      You take charge of your life, and place less faith in your luck and more in your own actions. You solve problems in a practical, uncomplicated manner. You take a realistic view of things in your daily life and tackle them without fuss. You are given responsibility at work, because people know that you can be depended upon. You project self-assurance to others. You are a born leader and organiser. Although you work well in a team, ideally you should be the one giving the orders. After all, you are usually right!

6. Peaceful and timeless      You are easy-going yet discreet. There is a timeless elegance about you (think Audrey Hepburn). You make friends effortlessly, yet enjoy your privacy and independence. You like to get away from it all and be alone from time to time to contemplate the meaning of life. You need space, so you escape to hideaways, but you are not a loner. You are at peace with yourself and the world, and you appreciate life and what this world has to offer. You have a strong life purpose and when you discover it, you project your personal brand of magic on the world.

7. Cultured and classical       Cultured and sophisticated you value the things money can't necessarily buy - good conversation, original ideas, music and the arts. You have a fair mind and can see both sides of an argument. You rarely let emotions get the better of you, preferring to assess situations rationally. Calm, logical and yet compassionate and kind. You have 'old-fashioned' principles, which at heart make you a real lady (or gentleman). A timeless, vintage classic - the sort of person everyone secretly admires and likes to copy.

8. Sensitive and spiritual      You are a highly sensitive and spiritual person. You refuse to see life only from a rational view point. You have great intuition and trust your feelings. You must have dreams to aspire towards or you won't feel happy. You like to improve yourself, and in so doing make a difference in the world - even if only in little ways. You find it hard to understand people who are only guided rationality. You form true relationships with open souls, people who know there is more to life than we can touch, see or hear. Your psychic sense is highly evolved, trust it and work with it.

9. Dynamic and sparkly      You are a mover and a shaker! You are willing to take risks in return for interesting and varied work. Routine tends to have a paralysing effect on you. Being stuck behind a desk 9-5 would destroy your soul and enthusiasm for life. You need to be given the chance to express your ideas and put them into action. You have a rainbow personality, and can cheer others up, even on the gloomiest of days. If you ever feel you have lost your sparkle it is because the situation you find yourself in is not right for you. Follow your enthusiasm, even if it means you chop and change for years. The journey is as important as the destination.



Btw, this not my own psikology test, I got this from my teacher, Mr. J ^^

Sunday, September 29, 2013

CAHAYA KECIL

Selamat sore sobat!
Saya kembali lagi nih :)
Kali ini saya mau membahas tentang film yang baru pagi ini saya tonton di salah satu mall Jakarta. Sesuai dengan judul tulisan kali ini, filmnya berjudul "Cahaya Kecil".

Pemain : Petra Sihombing (Gilang), Andy /RIF (Arya "ROKZ" Krisna), Happy Salma (Maya), Abram (Verdi Solaiman), Taskya Giantri Namya (Saskia), Para Personil band /RIF (Personil band ROKZ), Ferry Salim (Ihsan).

Sinopsisnya gimana?
Kisah ini bermula ketika seorang pemuda bernama Gilang terpaksa tidak melanjutkan kuliah musiknya di Amerika karena harus pulang ke Jakarta setelah mendengar kabar bahwa ayahnya, sang legendaris rocker di Indonesia masuk penjara karena kasus narkoba. Ia marah. Marah pada keadaan, marah kepada dunia, marah pada Ayah yang dulu begitu dia cintai dan kagumi. Disaat yang bersamaan, Abram mantan manajer Arya, mengajak Gilang untuk terjun ke dunia musik saat itu juga. memanfaatkan momen kesedihan. menjualnya, mendramatisirnya, dan BERHASIL!

Gilang yang kemudian hanya memakai nama Gilang saja, tanpa embel-embel nama ayahnya dibelakangnya, sukses menjadi penyanyi, ia pun memacari seorang model cantik bernama Saskia. Semua terlihat berjalan baik hingga, Arya Krisna, ayah Gilang keluar dari penjara. Gilang tidak mau menerima kembali Ayahnya, namun hubungan Ayah beranak ini menjadi sorotan press dan sikap Gilang yang menolak sang Ayah, nyaris menjatuhkan namanya.

Gilang pun berbalik, didepan publik, Ia menjadi anak yang baik, menerima sang Ayah yang sudah bersalah, memaafkannya dan membuat hubungan mereka terrlihat mesra kembali, tetapi ternyata itu hanya didepan publik. Dibalik itu semua, dia tetaplah Gilang yang belum bisa memaafkan Ayahnya. Gilang mengikuti permainan ini hanya demi popularitas. Arya pun begitu, ia mengikuti permainan Gilang hanya demi bersama anak yang disayanginya. Dan sebuah lagu sederhana berjudul "Cahaya Kecil" membuka jalan untuk merubah semuanya.

Oke. Kita mulai review film ini menurut saya :)


Wajar menurut saya ketika melihat poster film "Cahaya Kecil" akan ada pertanyaan, film apa ini? Sepertinya bagus. Memang ketika melihat sekilas banner yang terpampang di tempat acara tadi saya juga berfikir demikian. Apalagi acara nonton hari ini tergolong dadakan sekali. Saya pun tertarik untuk ikut meramaikan acara nonton bareng ini salah satunya karena poster yang sangat menarik perhatian dan membuat saya ingin tau apa sebenarnya cerita film ini.

Film ini adalah duet pertama kali kedua musisi Indonesia, Andy /RIF dan Petra Sihombing dalam sebuah karya film. Di awal penayangan film ini memang tidak lebih menarik dari film-film lainnya yang tayang berbarengan. Hal ini bisa jadi karena banyak orang menonton film hanya untuk hiburan bukan sebagai sarana belajar. Padahal menurut saya, secara keseluruhan film ini dapat mengajarkan kita bagaimana merasakan rasa kasih sayang seorang Ayah yang mungkin sering terlupa oleh kita, ditambah lagi film ini tidak jauh dari musik. 

Film yang disutradai oleh Benni Setiawan ini mengkisahkan perjuangan seorang ayah yang menyayangi anaknya lebih dari apapun tanpa peduli anaknya membalas kasih sayangnya atau tidak. Walaupun sang ayah tau, bagaimana perasaan anaknya kepada sang ayah setelah kejadian yang menurutnya menjadi penyebab kepergian sang ibu. 

Dari awal dimulainya film ini, film ini sudah menyita perhatian saya karena openingnya yang memang tidak biasanya, apalagi ditambah suara narator dari Gilang (Petra Sihombing). Suaranya yang terdengar berwibawa membawa penonton masuk ke alur cerita film ini. Kita dibawa ke berbagai suasana yang membuat naluri merasa "kok ini seperti saya ya?".

Kalau dari segi percintaan *aelahbahasanya*, menurut saya kisah ini cukup dibalut dengan kisah percintaan antara Ayah dan anak yang sangat kuat. Ditambah lagi beberapa scene film kita ditemani lagu-lagu dari Ipang dan Petra. So, buat kamu yang masih bingung apa film yang baik untuk menutup akhir bulan September atau bahkan memulai awal Oktober ini. Segeralah ke bioskop!!! :D

By the way sebelum ke bioskop nih dikasih bocoran trailer filmnya deh klik!
Kalau untuk behind the scene-nya langsung ke official youtubenya aja ya http://www.youtube.com/user/Purbpurb?feature=watch :)

Selain itu @Cahaya_Kecil juga bakal ngadain roadshow bareng para pemain loh, kalau gamau ketinggalan, follow sekarang juga ya :)

Terimakasih sudah membaca, segala saran dan kritik dipersilahkan loh~

Saturday, March 16, 2013

Hasduk Berpola

Now, I want to tell about a Indonesia movie with entitled "Hasduk Berpola". Maybe some of you will be wondering what movie is or why this movie have a strange title and why the title of this movie not familiar in your ears.

Hasduk (Kacu Pramuka Putra)
Before I tell about this movie, I will explain what is "Hasduk". Hasduk is a special scout tie for men. Hasduk in Indonesia better known "Kacu Putra" because that specially for boys, This is a picture of hasduk ----------->

Now let's talking about the movie. I know this movie from Calvin Jeremy when he come to my school for promoti his event, "Java JAzz Festival 2013". A simple description from Calvin made me interested and want to watching the story of this movie. And on Thursday, March 14th, 2013, a teen magazine, GADIS call me and invite me to join their event, "watching together Hasduk Berpola". I accept the invitation and now let's see my review about this movie

Hasduk Berpola itself is a family movie that raised the issue of nasionalism and patriotism of Indonesia. The film directed by Harris Nizam is based on a short story with same title, "Hasduk Berpola", written by Bagas D. Bawono, an architect who is also an active writer. Meanwhile, the initial idea of making this film comes from a short story that tells Bagas Dwibawono disappointment at the plenary session of 2009. According to him, at that time the President forgot to sing Indonesia Raya. Actually before Harris made this movie, the story of "Hasduk Berpola" have a short film with duration of 10 minutes and 45 minutes. While the script was written by Bagas and Kirana Kejora. Although it looks like a heavy movie, but both are trying to bring the story from the perspective of children.

Not only that, Harris admitted that he had the support of the Mayor of Surabaya and Bojonegoro regent while filming it. But support is not in the form of a sum of money that Harris film as a vehicle to avoid politics. For the cast involved, the film took a seasoned actor as well as a violinist Idris Sardi, Iga Mawarni, Ranti Purnamasari, Calvin Jeremy, Petra Sihombing, Alisia Rininta, Meitha Thamrin and young stars from Bojonegoro, like Bangkit Prasetyo. Harris deliberately done to involve a new star to the East Javanese accent.


Harris, who previously successfully made a movie "Surat Kecil Untuk Tuhan" expressed his fear when the Indonesian people can not make sense of these two things. According to him, Indonesia will be destroyed when two crucial things were forgotten. The director Harris Nizam, reluctant when called 'pretentious nationalist'.
"Not just the process. I wish we could also interpret the red, white and Indonesia Raya song. Because this is the simplest way to appreciate the people and the country" said the 29-year-old director.


The shooting began on June 7th, 2012, and take approximately 35 days, with most location take in Bojonegoro, East Java. This movie duration + 100 minutes. At first these movie will be released to coincide with Memorial Day on 10 November. But delayed and will be released simultaneously in Indonesia on Thursday, March 21, 2013.

The movie depicts the struggles of a veteran soldier famous young at risk his life for the sake of the nation and the state at the time of independence, it was not worth it. The soldier is named Masnun, though as a hero but Masnun life story is very concern. In Surabaya, the supposedly famous as known as the city of fighters, living Masnun often hailed as a hero instead terlunta are displaced. Yeah! Very ironic.

With his daughter, Rahayu, widow with 2 children (Budi and Bening), finally gave up, and moved to his hometown, Bojonegoro. Wish life could be improved. But the life of the famous old soul as living witnesses of events in Surabaya torn flag, even worse off.

Cast of Hasduk Berpola
The grandson, Budi (12 years), were challenged to beat his rival, Kemal, who was active in the scouts. So he was also trying to follow the activity. But because financial conditions do not allow, Budi could not buy all the equipment scouting as hasduk and baret (scout hat). This movie tells how Budi struggling to meet its obligations, until finally making Bening (10 years) sister who was willing to sacrifice for the sake of her favorite bed linens made ​​hasduk for her brother. The film also tells how the struggle of a grandson to his grandfather that the grandfather can live in peace.

Hasduk Berpola into a simple movie full of moral messages and nationality is covered by a very thrilling scenes of the Indonesian nationalism. Harris hopes the message of nationalism to keep state-owned assets of the nation and must be preserved. For children, he hopes to grow the the spirit of nationalism to make Indonesia better than now .
"Corruption and conditions are not known very detrimental to the nation and through the film is expected to foster a sense of nationalism for the kids also have an impact," he said.
 According to Iga, Rahayu starring in this movie, Hasduk Berpola full of meaning that is able to educate and show the nationalism of the nation.
"Hopefully from this movie, children can learn to appreciate the process of achieving something," said Iga. "Hopefully, this movie can inspire young people so that they know what to do for the nation," added Iga.
   
Well, you can meet and greet with their cast in your city :D (see the picture for the information)


You can watching the trailer of Hasduk Berpola in here :
HASDUK BERPOLA Official Trailer - YouTube
Trailer Hasduk Berpola (versi 2 ) - YouTube

So guys, don't forget to watching "HASDUK BERPOLA" in your favorite cinema :) and use #HasdukBerpola in your tweet when you share about your opinion of this movie. And don't forgot to follow their cast too :)

facebook : Film Hasduk Berpola


"Hard work will produce the best. Never give up if you want to success but keep your nationalism soul in your body" _ #AnisaQuote.<3

Thursday, February 21, 2013

New Comers : The Finest Tree

         The Finest Tree is a new duo from Eross Chandra, a guitarist of Sheila On 7. The personel are brother, they are Elang Nuraga and Cakka Kawekas Nuraga. TFT was creted on Maret 20th, 2012 in Yogyakarta. They've released a mini album with title, "Hijau The Finest Tree" at December 8th, 2012.


 

         Cakka was born in Bintaro, Tangerang at August 18th,1998. In 2008, Cakka joined a singing competition, Idola Cilik in RCTI. He have many fans with name C-Luvers. He is fans not onty from Indonesia, but he got fans from Singapore, Thailand, Malaysia, Australia and Europe.


         While his brother, Elang was born in Yogyakarta at April 4th, 1994. He have played in a music Jogja's festivals. Not only that, he was even crowned as "The Best Guitarist" and bring himself to playing a guitar with Sheila On 7 during Eross go to Amerika.


         So... that's their 1st single "Lupa Bawa Nyali". This lyric by Eross, except the rapp by Cakka. They was sing this in Dahsyat, RCTI. In this music video, they used Sarah Pearl Pollock as their model video clip.


Tiap kali ku melihatmu 
Sesak napas dan kehilangan arah 
Tolong tolong tolong bantulah aku 
Berdiri tegak dengan dua kakiku 

REFF :
Hey little baby... 
Kau membuat napas ini 
Lepas dan tak terkendali, tak bernyali (mana nyalimu)
Tolong kembali, kembalikan napas ini 
Berilah sedikit lagi, harga diri.. (mana nyalimu)

Pernah ku mencoba cool didepanmu 
Keringat dingin membasahi wajahku 
Lalu kau bertanya, apa yang terjadi? 
Aku bilang, aku lupa bawa nyali 

REFF :
Hey little baby.. 
Kau membuat napas ini 
Lepas dan tak terkendali, tak bernyali (mana nyalimu
Tolong kembali, kembalikan napas ini 
Berilah sedikit lagi, harga diri 

Ini semua, betapa besar cintaku padamu 
Tak bisa lagi aku menjelaskan 
Yang aku tahu, yang aku tahu 
Aku tergila-gila kepadamu 

Ooow.. O wow.. Ooo...

RAPP :
Selalu begini, selalu begini 
Tiap aku mencoba cool dihadapanmu 
Jantung terasa lepas 
Napas tak terkendali 
Nervous mendera sekujur tubuhku 
Pasti begini, oh pasti begini 
Tiap aku mencoba cool dihadapanmu 
Kata yang kusiapkan lenyap begitu saja 
Di depanmu aku seperti tak berarti 
Aku selalu lupa bawa nyali..~

REFF :
Hey little baby.. 
Kau membuat napas ini 
Lepas dan tak terkendali, tak bernyali (mana nyalimu)
Tolong kembali, kembalikan napas ini 
Berilah sedikit lagi, harga diri...


         After that, their 2nd single, "Melebur Beda" as original soundtrack of Cinta Tapi Beda. And this is their second music video~~



Di hari keterbatasan ini
Apa yang kau pelajari?
Derasnya harus kita hadapi
Tak mudah menjalani cerita ini

Di hari keterbatasan ini
Ambil semangat hati
Semua yang kamu percayai
Menuntun langkahmu pulang di sini

REFF :
Kita bersama meleburkan beda
Kita bersama memahami semua
Jangan dengarkan suara sumbangnya
Karena kisahmu tertulis denganku

Percaya dengan yang kau rasakan
Merasakan itu cinta
Percaya kebaikan Tuhan
Percayakan doa pada Tuhanmu
Akupun mencoba dengan caraku

REFF :
Kita bersama meleburkan beda
Kita bersama memahami semua
Jangan dengarkan suara sumbangnya
Karena kisahmu tertulis denganku

Aaaaaa.. Aaaaa... Aaaaa.. Aaaaa.

Semua yang kau takutkan
Tak sebanding kebaikan Tuhan
Maka teruslah kamu berjalan

Semua yang kau takutkan
Tak sebanding kebesaran Tuhan
Maka tetaplah kamu berjalan


YEAH!!! Follow and get more information about them in here :
and for bussiness just email to TheFinestTree@gmail.com

Source : YoutuberahmanisahGoogle Images and Twitter :-)