Saturday, April 22, 2017

Ayo Baca!

"Buku adalah jendela dunia"

begitulah kata orang yang menyebutkannya.

Sederhana memang, tapi bermakna besar. Satu kata benda ini dapat memberikan kita banyak hal, dari mulai membuat kita tau, membuat kita merasakan sesuatu hingga membuat kita bisa berimajimasi dan memiliki tujuan.

Buku di kehidupan saya bukan hanya tentang satu benda yang isinya tulisan doang yang bahkan ngeliatnya aja udah ngantuk. Buku bagi saya itu teman hidup. Buku selalu ada di setiap perjalanan hidup saya, ya mungkin terdengan klise, namun hal ini memang terjadi. Buku adalah gabungan salah satu kasih sayang kedua orang tua saya.

Sejak kecil saya sudah terbiasa membaca, dari mulai buku sejarah, buku keluarga (di suku saya para tetua dibuat buku sendiri), hingga buku anak-anak yang populer pada zamannya seperti KKPK.

Yap. Kecil-Kecil Punya Karya.

Kalau ada yang tau, berarti kita seumuran hehehe.

Membaca buku dan tulisan lainnya sebenarnya baik untuk otak manusia. Ada beberapa fungsi membaca sejak dini berdasarkan penelitian yang ada dari Rush Medical Center, yaitu:


  1. Menjaga Kesehatan Otak, kalau tubuh butuh olahraga agar sehat dan menjaga kinerja organ, maka otak membutuhkan manusianya untuk membaca, membaca apapun yang ada disekitarnya. Kebiasaan membaca buku dapat membuat kita terhindar dari penyakit pelupa sejak dini. Apabila otak kita dilatih membaca maka otak kita akan terus bekerja dan mengingat kembali apa yang telah kita baca ketika kita membutuhkannya. 
  2. Menguatkan Kerja Otak, kebiasaan membaca juga dapat membantu otak untuk terus memperbarui hal-hal disekitarnya. Dari kita kecil sampai dewasa pasti akan selalu ada hal yang baru, perilaku membaca akan membawa kita selalu tau dengan hal-hal baru, jadi bakal jauh dari kata kudet alias kurang update.
  3. Membantu Meningkatkan Kemampuan Analisa, membiasakan perilaku membaca sejak dini dapat membantu kamu untuk menganalisa berbagai hal-hal disekitarmu. Mulai dari hal kecil seperti mengenali ciri-ciri orang berbohong hingga yang rumit seperti mengerti apa yang dimauin sama doi. hmm...
  4. Buku Baru = Teman Baru, membaca buku baru berarti kita akan mendapatkan teman baru berupa tambahan kosakata di otak kita. Sehingga saat kita bertemu orang baru atau bahkan gebetan baru, kita bakal punya banyak hal yang bisa diomongin bersama jadi gak bakal deh ada momen suara jangkrik *krik-krik
  5. Stress Kabur, kebiasan membaca sejak dini dapat membantu kita menghilangkan stress. Stres biasanya timbul karena adanya permasalahan hidup baru di hidup kita. Kebiasaan membaca yang membuat kita dapat menganalisa dengan lebih cepat ini dapat menghindari kita dari stres. Misalnya saat lagi tes TOEFL nih, kamu gak tau jawabannya tapi kamu liat di bacaannya ada yang kata-katanya sama atau ketika diartikan sama, nah bisa jadi itulah jawaban yang kamu cari.
Kebiasaan membaca buku sejak dini saat ini sudah mulai digalakkan oleh Pemerintah RI dan beberapa komunitas membuat Gerakan Ayo Membaca. Selain untuk menumbuhkan minat baca sejak usia dini juga untuk membantu perkembangan Indonesia kedepannya. Gerakan Ayo Membaca ini hanya perlu dilakukan minimal 15 menit dalam sehari. Saat ini, Gerakan Ayo Membaca sudah mulai membuka perpustakaan-perpustakaan kecil di seluruh Indonesia dalam berbagai bentuk, ada yang seperti perpustakaan biasa, ada perpustakaan keliling hingga sekarang ada perpustakaan daring. 

Jadi, ayo budayakan membaca bersama. Kalau bukan kita yang bergerak, siapa lagi?
Post a Comment